Jumat, 09 November 2012

Bulan Muharrom, Sejarah, Amalan dan Keutamaannya.

Setiap tanggal 1 Januari banyak orang yang merayakan yang namanya tahun baru Masehi. Nah kira-kira tanggal 1 Muhharom besok, apakah banyak yang bersuka cita dan berlomba-lomba dalam kebaikan gak ya?
Selain sebagai patokan awal tahun Hijriyah, bulan Muharram ini merupakan salah satu bulan yang dimuliakan. Banyak peristiwa yang terjadi pada bulan ini sehingga kata Kanjeng Nabi kita lebih berhak merayakannya daripada kaum yahudi yang merayakannya karena Nabi Musa dan bani Israil menang atas Fir’aun. Peristiwa di atas terekam pada hadist sebagai berikut: Said bin Jubair dari Ibnu Abbas r.a berkata: Ketika Nabi saw baru berhijrah ke Madinah, maka mereka dapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura (10 Muharam). Maka mereka pun bertanya kepada kaum Yahudi tentang puasa mereka itu. Mereka menjawab, “Hari ini Allah SWT memenangkan Musa dan Bani Israel terhadap Firaun dan kaumnya, maka kami berpuasa sebagai mengagungkan hari ini. Maka sabda Nabi saw: “Kami lebih layak mengikuti jejak langkah Musa dari kamu.”.
peristiwa yang terjadi pada bulan ini antara lain:
1.ALLAH menciptakan langit, bintang dan sebagainya pada 10 Muharram
2.ALLAH menciptakan gunung-ganang pada 10 Muharram
3.Diciptakan lautan pada 10 Muharram
4.Diciptakan Qalam (pena untuk menulis amal manusia) pada 10 Muharram
5.Diciptakan papan tulis (Luh Mahfuz) pada 10 Muharram
6.Diciptakan Nabi Adam a.s. pada 10 Muharram
7.Dimasukkan Nabi Adam a.s. ke dalam syurga pada 10 Muharram
8.Diselamatkan Nabi Ibrahim a.s. dari api Namrud pada 10 Muharram
9.Ditenggelamkan Fir’aun pada 10 Muharram
10.Diampunkan dosa Nabi Daud a.s. pada 10 Muharram
11.Dikeluarkan Nabi Idris a.s. daripada perut ikan Nun pada 10 Muharram
12.Disembuhkan penyakit Nabi Ayub a.s. pada 10 Muharram
13.Diterima taubat Nabi Adam a.s. pada 10 Muharram
14.Dianugerahkan tahta kerajaan kepada Nabi Sulaiman a.s. pada 10 Muharram
15.Diciptakan Arasy pada 10 Muharram
16.Awal-awal hujan yg turun dari langit pada 10 Muharram
17.Awal-awal rahmat diturunkan pada 10 Muharram
18.Diselamatkan bahtera Nabi Nuh a.s. daripada tenggelam pada 10 Muharram

Apabila kita telisik di beberapa hadist dan literatur yang ada maka dapat kita simpulkan bahwa kita memang lebih layak atas bulan ini daripada kaum Yahudi. Pertanyaannya, apakah kita mau memanfaatkan momen berharga ini atau tidak? Kanjeng Nabi dan para ulama juga sudah memberikan tuntunan, dan contoh bagaimana kita bisa memanfaatkan kemuliaan bulan Muharrom ini. Diantara tuntunan amalan tersebut adalah:

Puasa Tasyua( 9 Muharrom) dan Asyuro (10 Muharom)
Kanjeng Nabi pernah bersabda “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“ (HR Muslim No 1163)
Dari hadist di atas sudah terlihat bagaimana keutamaan puasa di bulan Muharrom, dan fadhilah puasa ini adalah sebagaimana yang dijawab Kanjeng Nabi atas pertanyaan sahabat, “puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu”, (HR Muslim No. 1162)
Sebagian ulama berpendapat bahwa makruh hukumnya puasa hanya pada tanggal 10 Kuharrom saja karena menyerupai amalan dari orang Yahudi, namun sebagian ulama yang lainnya memperbolehkannya (keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam as-Syarhul Mumti’ (3/101-102))
Dasar pendapat dari para ulama yang memakruhkan puasa hanya pada tanggal 10 Muharrom saja antara lain ketika disampaikan kepada Kanjeng Nabi bahwa tanggal 10 Muharram adalah hari yang diagungkan orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka beliau bersabda yang artinya “Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram)” (HR Muslim no 1134). Muhammad al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin juga menjelaskan hal yang sama.

Menyantuni anak yatim
Dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah bersabda :”Dan barangsiapa yang membelaikan tangannya pada kepala anak yatim di hari Asyuro, maka Allah Ta’ala mengangkat derajat orang tersebut untuk untuk satu helai rambut satu derajat. Dan barangsiapa memberikan (makan dan minum) untuk berbuka bagi orang mukmin pada malam Asyuro, maka orang tersebut seperti memberikan makanan kepada seluruh umat Muhammad SAW dalamkeadaan kenyang semuanya.”— Al Hadist

Selain dua amalan di atas masih banyak amalan yang lain antara lain:
1.Melapangkan masa/belanja anak isteri. Fadilatnya- Allah akan melapangkan hidupnya pd tahun ini.
2.Memuliakan fakir miskin. Fadilatnya - Allah akan melapangkannya dalam kubur nanti.
3.Membaca doa akhir-awal tahun
4.Menahan marah. Fadilatnya - Di akhirat nanti Allah akan memasukkannya ke dalam golongan yang redha.
5.Menunjukkan orang sesat. Fadilatnya - Allah akan memenuhkan cahaya iman dalam hatinya.
6.Menyapu/mengusap kepala anak yatim. Fadilatnya - Allah akan mengurniakan sepohon pokok di syurga bg tiap2 rambut yg disapunya.
7.Bersedekah. Fadilatnya - Allah akan menjauhkannya daripada neraka sekadar jauh seekor gagak terbang tak berhenti-henti dari kecil sehingga ia mati. Diberi pahala seperti bersedekah kepada semua fakir miskin di dunia ini.
8.Memelihara kehormatan diri. Fadilatnya - Allah akan mengurniakan hidupnya sentiasa diterangi cahaya keimanan.

Demikianlah beberapa peristiwa dan amalan di bulan Muharrom..
Bukankah Kanjeng Nabi Junjungan kita pernah mengatakan bahwa orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin..apakah kita termasuk di dalamnya?Mari kita berusaha bersama

3 komentar:

  1. 10.Diselamatkan anaknya Nabi Ismail a.s. dari sembelihan pada 10 Muharram

    dari sembelihan apa cak?

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus